Breaking News:

Kriminalitas

Kakek Penjual Mainan yang Diduga Melakukan Tindak Asusila ke Sejumlah Bocah Ditangkap di Rumahnya

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan yang bersangkutan ditangkap pada Sabtu (20/11/2021) kemarin. 

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Jajaran Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap Y (60), kakek penjual mainan yang tindak asusila terhadap sejumlah anak di Penjaringan, Jakarta Utara.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.comJunianto Hamonangan

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PENJARINGAN -- Jajaran Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap kakek penjual mainan berinisial Y (60) tersangka yang melakukan perbuatan tindak asusila terhadap sejumlah anak di Penjaringan, Jakarta Utara. 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan yang bersangkutan ditangkap pada Sabtu (20/11/2021) kemarin. 

“Kami telah identifikasi, ada satu tersangka atas nama Sayudi alias Yudi dan saat ini sudah kami tangkap,” ucap Kholis, Minggu (21/11/2021). 

Kholis juga membenarkan bahwa pelaku sehari-hari bekerja sebagai penjual mainan.

Baca juga: Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Kadaver Untuk Temukan Jasad Anak yang Hilang 21 Tahun Lalu di HUTAN

Sehingga ia dapat dengan mudah memperdaya bocah-bocah malang itu untuk melakukan perbuatan cabul. 

“Otomatis berinteraksi dengan anak sudah sering dan tentunya iming-iming bentuk mainan maupun bujukan lain juga tersangka lakukan terhadap korban-korbannya,” sambung Kholis. 

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya tanpa ada perlawanan. 

Baca juga: Viral Aksi Pencurian Tabung Gas di Tenjo Kabupaten Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Kami sudah mengamankan pelaku di rumahnya. Yang bersangkutan saat diamankan tidak ada melakukan perlawanan,” ungkapnya. 

Wiratama menambahkan pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti seperti mainan yang dijual pelaku untuk melancarkan aksinya. 

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 76e juncto Pasal 82 ayat 1 UU Tentang Perlindungan Anak Tahun 2014 dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun penjara. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved