Berita UI
Akomodasi Penginapan di Wisma Makara UI Setara Hotel Bintang 3
Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) memiliki konsep sebuah hotel berstandar bintang tiga yang juga dilengkapi oleh fasilitas 67 unit kamar
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa
TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Ketika mendengar kata wisma, yang terbesit dipikiran banyak orang adalah tempat untuk menginap dalam sebuah rumah yang terdapat didalamnya beberapa kamar.
Meski memang diperuntukkan sebagai akomodasi menginap, namun Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) justru memiliki konsep sebuah hotel berstandar bintang tiga yang juga dilengkapi oleh fasilitas 67 unit kamar dengan tipe, yakni standar, superior, deluxe dan suite.
Lalu ada lima ruang meeting dengan kapasitas mulai dari puluhan hingga ratusan orang, kolam renang, dua resto hingga ballroom dengan kapasitas 800 orang, serta menyediakan layanan catering dan laundry.
Wisma Makara UI dikelola oleh Unit Kerja Khusus Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (UKKPPM) Makara Hospitality Management (MHM), di bawah pengawasan Direktorat Pengelolaan dan Pengembangan Unit-unit Usaha (DPPU UI).
Direktur Makara Hospitality Management Universitas Indonesia, Erick. A. Soyer, mengatakan Wisma Makara UI resmi dioperasionalkan sejak tahun 2002 yang awalnya untuk memenuhi akomodasi penginapan untuk para tamu-tamu yang datang ke UI.
"Seiring dalam proses perkembangannya, akhirnya sampai pada titik komersil sekarang dan sudah menjadi UKKPM tahun 2019,"ujar Erick kepada TribunnewsDepok.com, Kamis (18/11).

Baca juga: Bagus Takwin Dekan Fakultas Psikologi UI yang Ke-14, Ini Daftar Dekan FPSI UI
Wisma Makara UI dikelola oleh Unit Kerja Khusus Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (UKKPPM) Makara Hospitality Management (MHM) yang juga mengelola guest house Pusat Studi Jepang yang lokasinya di antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI.
Menurut Erick, saat ini semua fasilitas yang ada Wisma Makara UI sudah sesuai dan setara dengan hotel bintang 3," ungkap Erick.
"Semua kamar sudah kita renovasi. Dari 67 kamar dengan kapasitas 120 tempat tidur untuk saat ini jumlah tersebut sudah cukup bagus untuk kelas hotel bintang 3. Begitu juga standarisasi amenitis dan kelengkapan kamarnya kita samakan dengan hotel kualifikasi bintang 3," ucapnya.
Erick menambahkan, saat ini MHM sedang mengurus legalitas Wisma Makara sebagai tempat penginapan kategori hotel.

"Saat ini dalam proses kepengurusan legalitas atau dokumen-dokumentasi yang kita daftarkan untuk legalitas hotelnya. Jika legalitasnya sudah ada, kemungkinan akan berubah namanya bukan wisma lagi tapi ada nama hotel," sebut Erick.
Pasca dijadikan tempat karantina pasien Covid-19 dengan kategori tanpa gejala klinis (OTG), kini Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) kembali beroperasi sebagai tempat penginapan dan ruang konferensi.
"Setelah Wali Kota Depok, Mohammad Idris resmi menutup Wisma Makara UI pada 15 Oktober 2021 sebagai tempat karantina pasien Covid-19 kategori OTG, maka kami kembalikan Wisma Makara ke fungsi awalnya sebagai tempat penginapan untuk umum," ucapnya.
Baca juga: Wisma Makara UI Kembali Dibuka untuk Penginapan dan Acara Pertemuan Pasca Dijadikan Tempat Karantina
Setelah dibuka kembali, Wisma Makara UI sudah menerima reservasi untuk keperluan penginapan dan pertemuan.
"Minggu kemarin ada rombongan mahasiswa dari Sidoarjo satu bis isinya 40 orang, mereka menyewa 20 kamar untuk menginap selama dua malam. Kemudian juga malam kemarin Ballroom kami dipakai oleh sebuah lembaga pendidikan untuk 100 orang," ungkapnya.
Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Wisma Makara UI menjalankan protokol kesehatan ketat seperti pengecekan suhu di pintu masuk, pengunaan aplikasi PeduliLindungi, dan pembatasan jumlah kamar yang dipakai untuk penginapan dan kapasitas isi dari ruang pertemuan.
Baca juga: Mahasiswa UI Juara Lomba Cipta Puitisasi Alquran Seindonesia, Diramaikan Lady Rocker Mell Shandy
"Kita masih batasi 50 persen dari total kapasitas ruang pertemuan untuk kegiatan-kegiatan meeting, serta jumlah kamar kamar yang saat ini baru 40 kamar yang available dari total 67 unit kamar sisanya masih dilakukan sejumlah perbaikan, pengecatan dan pembersihan," sebut Erick.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Wisma Makara UI tidak menghadirkan promo khusus. Erick beralasan karena saat ini kondisinya masih dalam pandemi Covid-19 dan level PPKM 2 Kota Depok.
"Untuk promo room belum kita adakan, tapi promo paling dekat ini yang masih berjalan adalah gowes. Dengan membayar Rp 50.000, bisa dapat pinjaman sepeda untuk berkeliling kawasan UI dengan batasan waktu satu jam, lalu softdrink dan lunch box. Saat ini kita fokus dulu untuk sosialisasi ke masyarakat bahwa Wisma Makara UI sudah dibuka kembali untuk umum," pungkas Erick. (dip)