Breaking News:

Pemkot Depok

Keluarga Ditemukan, Dinsos Kota Depok Serahkan Anak Terlantar Berinisial A ke Keluarga

Proses penyerahan A kepada keluarganya berlangsung di kantor Dinas Sosial Kota Depok, Gedung Dibaleka II, Bali Kota, Selasa (16/11).

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
dok. Dinsos Kota Depok
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Nita Ita Hernita (kedua kiri) saat penyerahan anak terlantar berinisial A kepada keluarganya berlangsung di kantor Dinas Sosial Kota Depok, Gedung Dibaleka II, Bali Kota, Selasa (16/11). 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok telah mempertemukan dan menyerahkan anak terlantar berinisal A dengan keluarganya.

Proses penyerahan A kepada keluarganya berlangsung di kantor Dinas Sosial Kota Depok, Gedung Dibaleka II, Bali Kota, Selasa (16/11).

Serah terima dilaksanakan langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Nita Ita Hernita, di dampingi oleh Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial Drs. Dede Rasto dan pekerja Sosial bersama DPAPMK.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kota Depok, Nita Ita Hernita mengatakan, untuk melakukan penjemputan seorang anak yang terlantar, pihak keluarga wajib memenuhi persyaratan penjemputan anak. Seperti, berkas-berkas kependudukan, yaitu KTP, KK, Akte, serta bukti dokumentasi keluarga dan anak.

Baca juga: Resmi Jabat Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Ini Program Prioritas 100 Hari Asloeah Madjri

"Selain itu keluarga harus di asesmen kembali oleh pekerja sosial untuk memastikan kembali status hubungan serta berbagai informasi penting lainnya sesuai kebutuhan," sebut Nita dalam keterangannya, Rabu (17/11).

Nita menjelaskan, bahwa A pada April 2021 lalu, ditemukan terlantar di daerah stasiun Depok Baru bersama satu anak lainnya berinisial D. Setelah dilakukan penangkapan oleh Satpol PP, kemudian A bersama D menjalani proses pendampingan oleh Dinas Sosial dan di tempatkan di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) kurang lebih selama lima hari.

Baca juga: Tersengat Tawon Vespa Saat Evakuasi Sarang Tawon, 2 Anggota Damkar Kota Depok Meriang dan Muntah

"Selama di RPS, waktu itu A dan D di asesmen oleh Pekerja Sosial Anak, hasilnya mereka tidak memiliki keluarga setelah di lakukan penelusuran sehingga di reveral ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Ilmi Depok agar anak-anak tersebut bisa mendapatkan pengasuhan yang layak juga terpenuhinya hak pendidikan," ujar Nita.

Setelah di LKSA Darul Ilmi seminggu, lanjut Nita, A dan D sering kabur-kaburan hingga akhirnya benar-benar meninggalkan LKSA.

A dan D kembali di temukan oleh Satpol PP di pelataran Mall Depok Town Square pada 12 September 2021 lalu, kemudian di serahkan ke Dinas sosial dan di tempatkan di RPS.

Baca juga: Longsor di Sukamakmur kabupaten Bogor, 182 warga Desa Sukawangi Mengungsi ke SDN Gunung Batu

"Selama di RPS A dan D di dampingi oleh Dinsos dan DPAPMK. Selain itu ada beberapa organisasi daerah Maluku yang sempat berdatangan untuk mengecek kebenaran kasus ini, mereka bersedia membantu anak-anak ini jika benar terkonfirmasi mereka anak asal Maluku dan terlantar," sebut Nita.

"Saat itu, penelusuran keluarga anak terus diupayakan oleh Dinsos dan DPAPMK dan akhirnya keluarga A di temukan," pungkas Nita. (dip)

 

--

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved