Breaking News:

Berita Nasional

Disahkan Yasonna Laoly, Yayasan Pelita Lima Pilar Jadi Wadah Umat Hadapi Beragam Permasalahan

Disahkan Yasonna Laoly, Yayasan Pelita Lima Pilar Jadi Wadah Umat Hadapi Beragam Permasalahan. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ketua Yayasan Pelita Lima Pilar, Tabrani Sabirin (tengah) dalam Peluncuran Yayasan Pelita Lima Pilar di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (12/11/2021) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Terbitnya Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia Yasonna Laoly Nomor: AHU 0025677.AH.01.Tahun 2021 secara resmi mengesahkan pendirian Yayasan Pelita Lima Pilar.

Kahadiran yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan keagamaan itu diyakini Ketua Yayasan Pelita Lima Pilar Tabrani Sabirin dapat menjadi solusi bagi umat.

"Di bidang sosial-kemanusiaan, yayasan akan ikut serta meringankan beban para korban bencana alam dan membantu mereka yang kurang berkemampuan secara sosial-ekonomi," ujar Tabrani Sabirin di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (12/11/2021).

Selain dalam bidang sosial, lanjutnya, Yayasan Pelita Lima Pilar juga bergerak di bidang pendidikan dan keagamaan.

"Dalam bidang keagamaan antara lain, bergerak di wilayah amar ma'ruf nahi munkar," ungkap Tabrani Sabirin.

"Salah satu programnya adalah mengkritisi para pendakwah Islam yang melenceng dari ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah yang membawa ajaran-ajaran sesat dan menyesatkan di tengah-tengah masyarakat, dan yang memperdagangkan ajaran agama (Islam) untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya," ungkapnya.

Baca juga: Yayasan Faiz Al Baqaroh Bagikan 250 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19 di Kedoya Selatan 

Baca juga: Bambang Soesatyo Dukung Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Cetak Penghafal Al-Quran, Hafidz, dan Hafidzah

Oleh karena itu, Tabrani Sabirin mengungkapkan Yayasan Pelita Lima Pilar siap menerima aduan dari masyarakat yang menjadi korban dari pihak-pihak yang mengatasnamakan agama, dan membantu menyelesaikannya.

"Yayasan akan melakukan pendampingan kepada para korban untuk mendapatkan hak-haknya kembali. Pendampingan dilakukan dengan cara advokasi sampai ke ranah hukum, baik perdata maupun pidana," tegasnya.

Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban, dapat menghubungi 08129180603.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved