Pemkot Depok

Tidak Ada Regu Khusus Tangani Banjir, Personil Damkar Kota Depok Sudah Siap Pakai Semuanya

Tak ada regu khusus tangani banjir, Ansori sebut personil Damkar Kota Depok sudah siap pakai semuanya.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa
Tidak Ada Regu Khusus Tangani Banjir, Personil Damkar Kota Depok Sudah Siap Pakai Semuanya. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS -  Tidak ada regu khusus tangani banjir, personil Damkar Kota Depok sudah siap pakai semuanya.

Meski namanya Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bukan berarti dinas ini hanya bertugas membantu memadamkan api saat kebakaran terjadi.

Baca juga: Diguyur Hujan Sejak Siang, Banjir 3 Meter di Sawangan dan Tanah Longsor di Ratujaya Kota Depok

Dinas Pemadam Kebakaran harus selalu siap dan siaga 24 jam dalam keadaan apapun termasuk saat musim hujan mengguyur mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan warga yang terkena musibah.

Komandan Regu (Danru) A Dinas Damkar Kota Depok, Ansori.
Komandan Regu (Danru) A Dinas Damkar Kota Depok, Ansori. (TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa)

Komandan Regu (Danru) A Dinas Damkar Kota Depok, Ansori mengatakan,  kesiapan dan kesiagaan 1 X 24 Jam sudah menjadi tanggung jawab dan tugas pokok serta fungsi seluruh aparat di bagian administrasi maupun operasional dalam melayani warga di Depok.

"Damkar itu nggak musim hujan aja sedia payung sebelum hujan memang kerjaan kita itu siap siaga, kayak beberapa waktu lalu kan ada puting beliung, ya itu kerjaan damkar ada pohon tumbang juga kita tangani, pokoknya kita siap siaga layani masyarakat 1×24 jam," ujar Ansori kepada TribunnewsDepok.com, Minggu (7/11/2021).

 

Ansori menjelaskan, bahwa di Damkar Kota Depok tidak ada regu khusus untuk menangani banjir. Kakek lima cucu ini menuturkan semua personil damkar berisi orang-orang yang cerdas, cerdik, cekatan, dan cepat.

"Di damkar nggak ada regu khusus untuk tanganin banjir, jadi di pemadam itu isinya orang-orang pintar karena ilmu apapun harus tahu, mulai dari banjir, longsor, sampai evakuasi kucing di atas loteng aja harus tahu. Setiap kita bertugas diwajibkan bisa lakuin semua. Jadi pemadam itu sudah siap pakai semuanya," ucapnya.

Baca juga: Mohammad Idris Sebut Tingkatkan Vaksinasi Covid-19 agar Kota Depok Berada di PPKM Level 1

Ansori menuturkan, tidak ada keahlian khusus untuk menjadi personil Damkar.

"Sebetulnya nggak ada keahlian khusus untuk jadi pemadam, hanya kita mau belajar dan banyak belajar. Kita belajar secara otodidak," sebutnya.

Untuk terus meningkatkan kecakapan keahlian, para personil Damkar rutin melakukan latihan dua bulan sekali. Adapun latihan yang dilakukan diantaranya renang, menyelam, rescue, dan tali menali.

"Yang ngelatih ya para personil damkar aja. Personil senior biasanya ngelatih personil junior," ungkap Ansori.

Baca juga: Terjadi Ledakan di Rumah Aktivis Papua, Grogol Petamburan Jakarta Barat, Ada Serpihan Bahan Peledak

Dinas Damkar Kota Depok memiliki enam pos Damkar, yakni Mako Kembang, Merdeka, UPT Cimanggis, UPT Cinere, UPT Bojongsari, UPT Cipayong, UPT Tapos dan Pos Wali Kota.

"Setiap wilayah beda-beda jumlah personilnya. Kalau di Mako Kembang ada 15 orang, kalau di Pos Wali Kota ada 7 orang kalau di Cinere ada 8 orang, jadi tergantung kebutuhan unit wilayah," pungkas Ansori.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved