DPRD Kota Depok

Badai La Lina dan Bencana Ancam Kota Depok, Inilah Permintaan Politisi PKB Babai Suhaimi

Babai Suhaemi meminta Pemkot Depok siaga antisipasi badai La Nina dan bencana akibat musim hujan di November, Desember dan Januari 2022.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Vini Rizki Amelia
Badai La Lina dan Bencana Ancam Kota Depok, Inilah Permintaan Politisi PKB Babai Suhaimi. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Badai La Lina dan bencana ancam Kota Depok, Inilah Permintaan Politisi PKB Babai Suhaimi

Badai La Nina yang mengancam Indonesia turut menjadi perhatian anggota DPRD Kota Depok Babai Suhaemi.

Baca juga: Sudah 2 Tahun Beraksi, Begini Cara Tukang Ojeg di Ciluar Bogor Jual Barang Terlarang

Hal itu disampaikan Babai dalam Rapat Paripurna yang digelar dengan agenda mendengarkan pandangan Fraksi-Fraksi, terkait empat usulan Raperda dari Pemerintah Kota Depok.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, Bawaslu Kota Depok Fokus Awasi DPT Warga yang Telah Meninggal Akibat Covid-19

Politisi PKB ini menyampaikan hal itu saat memaparkan pandangan Fraksi PKB-PSI terhadap usulan empat Raperda tersebut di Gedung DPRD Kota Depok.

"Untuk mengingatkan kesiapsiagaan, mengantisipasi badai La Nina yang sedang melanda Indonesia dan juga musim hujan yang sudah mulai turun," kata Babai di Gedung DPRD Kota Depok, Cilodong, Jumat (5/11/2021).

Saran ini dikatakan Babai, dilandasi dari pengalaman yang selama ini kerap melanda Kota Depok, yang kerap terjerembab sejumlah bencana saat musim penghujan tiba.

Baca juga: Terapkan Gerilya Vaksin, TNI AL Berhasil Vaksinasi 262 Ribu Warga di Pelosok Kabupaten Bogor

Terlebih belum lama ini Kota Depok sempat diterpa bencana Angin Puting Beliung yang menyebabkan sejumlah baliho dan pohon tumbang akibat kencangnya angin disertai hujan lebat.

"Kota Depok menjadi salah satu kota yang berimbas dengan hal tersebut (hujan dan badai)," ujar anggota Komisi C DPRD Kota Depok ini.

Baca juga: Tolak Kriminalisasi Wartawan, LQ Indonesia Lawfirm Gelar Aksi Damai Bersama Ratusan Jurnalis

Sebelumnya, pada 18 Oktober lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)dalam rilisnya seperti dikutip dari situs resminya menyampaikan, peringatan dini untuk waspada datangnya La Nina jelang akhir tahun ini.

Hal itu berdasarkan monitoring perkembangan terbaru dari data suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, yang menunjukkan bahwa saat ini nilai anomali telah melewati ambang batas La Nina, yaitu sebesar -0.61 pada Dasarian I Oktober 2021. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved