Pemkot Depok

Pandemi Covid-19, Tes CPNS di Pemkot Depok Berjalan Sesuai Jadwal, Ujian Tahap 2 Seleksi Bidang

Tes CPNS di Pemkot Depok Terus Berjalan Sesuai Jadwal meski saat ini masih pandemi Covid-19. Proses selanjutnya tes seleksi bidang (SKB).

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Vini Rizki Amelia
Pandemi Covid-19, Tes CPNS di Pemkot Depok Berjalan Sesuai Jadwal, Ujian Tahap 2 Seleksi Bidang. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Pandemi Covid-19, Tes CPNS di Pemkot Depok berjalan sesuai jadwal, ujian tahap 2 seleksi bidang.

Hingga kini proses seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kota Depok masih terus bergulir.

Baca juga: Ini Aturan Baru BKN Soal Peserta yang Kena Covid-19 di SKB CPNS 2021

Setelah sebelumnya ribuan peserta mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD), kini proses selanjutnya akan mulai pada tahap kedua.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok drg. Novarita mengatakan tahapan CPNS akan terus berjalan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Mahkamah Agung Buka Jalur Pelaporan Kecurangan SKD CPNS 2021 untuk 36 TILOK Mahkamah Agung

Segala tahapan, lanjut Novarita dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan pada saat ujian SKD yang berlangsung awal Oktober 2021 lalu.

Termasuk memberikan kesempatan kepada peserta yang terinfeksi Covid-19 pada saat SKD tahap pertama yang berlangsung 2-6 Oktober 2021 lalu.

"Karena saat ini SKD berlangsung saat pandemi Covid-19, sehingga memang ada peserta yang ujian SKD nya susulan lantaran saat itu terkena Covid-19. Semua tahapan tetap berjalan meskipun dalam masa pandemi Covid-19," papar Novarita saat dihubungi TribunnewsDepok.com, Selasa (2/11/2021).

Untuk ujian tes seleksi bidang (SKB), nantinya akan diikuti oleh mereka yang lulus pada tahap SKD.

Baca juga: Cuaca Depok Hari Ini Rabu 3 November, Prakiraan BMKG: Waspada Siang Hari Hujan Petir

Untuk di Depok sendiri, formasi aparatur sipil negara (ASN) yang dibutuhkan dikatakan Novarita ada sebanyak 182 orang. Sedangkan untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dibutuhkan sebanyak 334 orang.

"Kemarin itu kan yang daftar awal 9.000-an, kemudian dari hasil seleksi administrasi yang lulus 3.132 orang, nanti dari sana akan diseleksi lagi," tuturnya.

"Masing-masing formasi akan direbutkan oleh tiga orang, misal formasinya ada 100 berarti akan direbutkan oleh 300 orang atau misalnya untuk bidan dibutuhkan 10 orang berarti yang akan memerebutkan posisi itu 30 orang," katanya.

Pada pertengahan November nanti, panitia akan mengumumkan siapa-siapa saja yang lulus dan menduduki formasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kota Depok.

"Semua keputusan siapa-siapa saja yang lolos itu dari BKN, kai hanya dapat infonya saja," tutur Novarita.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved