Pendidikan

Unkris Siap Sosialisasikan Hasil Kongres Kebangsaan Sesuai Arahan Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo harap Kongres Kebangsaan dapat melakukan refleksi mendalam. Unkris siap sosialisasikan hasil Kongres Kebangsaan.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Unkris Siap Sosialisasikan Hasil Kongres Kebangsaan Sesuai Arahan Presiden Joko Widodo. 

Usai menghadiri langsung Kongres Kebangsaan tersebut, Rektor Unkris Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.SIP, CIQaR menyampaikan bahwa Kongres Kebangsaan menjadi langkah yang sangat penting dan strategis untuk upaya penguatan kebangsaan.

Terlebih di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, dimana tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia semakin beragam dan kompleks.

“Seperti halnya disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo, tentu sebagai bagian dari kaum akademisi, Unkris sangat mendukung hasil dari Kongres Kebangsaan ini,” sebut Rektor.

Unkris hadiri Kongres Kebangsaan yang digelar di gedung MPR RI
Unkris hadiri Kongres Kebangsaan yang digelar di gedung MPR RI (Istimewa)

Rektor mengatakan, jajaran akademisi Unkris yang hadir dalam Kongres Kebangsaan yakni Dr. Susetya Herawati ST. M.Si, Ketua LPKK Unkris, Dr. Abdullah Fathoni, dosen Fakultas Ekonomi dan Dr (Can) Saefudin Zuhrie , S.Sos, M.I.P, wakil dekan 3 Fakultas Adminstrasi Unkris, mengikuti semua pembahasan dalam Kongres Kebangsaan hingga acara berakhir termasuk pembacaan Ikrar Kebangkitan Kebangsaan.

“Banyak hal yang bisa kami dapatkan dan ini penting untuk disosialisasikan kepada para dosen maupun mahasiswa,” jelas Rektor.

Baca juga: BKN Lakukan Audit Forensik Terhadap Seluruh Peserta SKD CPNS 2021 untuk Deteksi Kecurangan

Sebagai salah satu kampus tertua di Indonesia, Unkris juga terus berupaya ikut terlibat mencari solusi atas masalah kebangsaan yang muncul.

Misalnya terkait pencegahan radikalisme, intolerasi dan lainnya. Bahkan pada masa krisis akibat pandemi Covid-19 ini, Unkris menunjukkan dukungan pada kebijakan pemerintah melalui berbagai cara seperti aksi kepedulian sosial, kemudahan bagi mahasiswa yang terdampak pandemi untuk melanjutkan studi, mendukung kebijakan PPKM dan lainnya.

Baca juga: Tertunda Setahun, Sally Adelia Gelar Resepsi Pernikahan dengan Konsep Roman Empire Wedding

Rektor berharap bahwa hasil rekomendasi dari Kongres Kebangsaan tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air, untuk mengantar Indoneesia emas pada 2045.

Ikrar Kebangkitan Kebangsaan

Dalam Kongres Kebangsaan tersebut, peserta juga membacakan Ikrar Kebangkitan Kebangsaan yang terdiri atas 3 poin. Adapun Ikrar Kebangkitan Kebangsaan tersebut adalah:

 

Kami putra dan putri Indonesia bersyukur atas karunia kemerdekaan, Dasar Negara Pancasila, serta segala potensi keragaman manusia, keragaman hayati, keragaman budaya, keragaman spiritual, dan keragaman sumberdaya, yang kami yakini sebagai modal kemajuan dan kebahagiaan bangsa yang harus diolah dengan penuh percaya diri, berkemandirian, berkepribadian, berkelanjutan, bermental kreatif dan berintegritas.

Kami putra dan putri Indonesia berdiri sebagai anak-anak negeri bahari yang berani mengarungi tantangan gelombang perkembangan global dan terlibat dalam pergaulan dunia dengan sikap terbuka terhadap unsur-unsur positif dari luar yang dapat memperkaya mutu kemanusiaan dan kemampuan bangsa untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan peradaban, kedaulatan dan kemakmuran seluruh rakyat.

Kami putra dan putri Indonesia berkeyakinan pentingnya penataan sistem pengelolaan negara secara terencana, terpadu dan berkelanjutan, yang lebih mampu memenuhi pembangunan rohani dan jasmani, mengolah potensi dan realitas bangsa serta sanggup menghadapi tantangan global, dalam semangat gotong-royong yang melibatkan partisipasi segenap komponen bangsa, dengan pembagian peran yang tepat antara negara, komunitas dan dunia usaha.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved