Perguruan Tinggi

Siapkan Generasi Produktif Melalui Komitmen Kinerja, Institut STIAMI Wisuda 1.411 Lulusan

Institut STIAMI wisuda 1.411 lulusan, siapkan generasi produktif melalui komitmen kinerja. Canangkan Panca Program melalui 5 indikator kinerja utama.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Siapkan Generasi Produktif Melalui Komitmen Kinerja, Institut STIAMI Wisuda 1.411 Lulusan 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Siapkan generasi produktif melalui komitmen kinerja, Institut STIAMI Wisuda 1.411 Lulusan

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI kembali menggelar kegiatan wisuda secara drive thru dan online dengan protokol kesehatan sangat ketat.

Baca juga: Momen Peringatan Sumpah Pemuda, Wawalkot Depok Ajak Pemuda Karang Taruna Tingkatkan Kapasitas Diri

Wisuda tersebut dilaksanakan di Gedung Aula Sarbini- Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (27-28 Oktober 2021).

Kegiatan wisuda ke-41 tersebut diikuti oleh 1.411 lulusan.

Terdiri atas lulusan Semester Ganjil TA 2020/2021 berjumlah 197 lulusan dan Semester Genap TA 2020/2021 berjumlah 1214 lulusan.

Baca juga: Peringatan Sumpah Pemuda ke-93, Astra Berikan Penghargaan untuk 11 Anak Muda Pembawa Perubahan

Mengangkat tema Bersatu, Unggul dan Berdaya Saing, kegiatan wisuda drive thrue kali ini mendapat dukungan dari BNI KC Kelapa Gading, dan Bank Muamalat Indonesia KCP UIN.

Selain itu juga CV Starfish Media Gemilang, CV Buana Refil Pratama, PT Orion Cyber Internet, PT Moratelindo dan PT Fiber Networks Indonesia.

Rektor Insitut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI Prof. Dr. Ir. Wahyuddin Latunreng, MM dalam sambutannya menyatakan, kegembiraannya bahwa pada akhirnya Institut STIAMI kembali dapat menyelenggarakan wisuda secara drive thru dan online.

Wisuda seperti ini dilakukan untuk menyikapi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

“Momen wisuda menjadi pertanda bahwa penyelenggaraan proses pembelajaran telah berjalan sebagaimana mestinya, dalam upaya bersama mencerdaskan kehidupan bangsa guna menyiapkan generasi-generasi produktif sebagai  wujud pemanfaatan bonus demografi yang merupakan anugerah yang Allah SWT berikan kepada Bangsa Indonesia,”  kata  Prof.  Wahyuddin.

Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Ajak Pemuda Aktif dan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Guna mempersiapkan generasi yang produktif, Institut STIAMI, lanjut Rektor, terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan melalui komitmen kinerja seperti dicanangkan oleh Kemendikbudristek dalam 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

“Institut STIAMI telah mencanangkan Panca Program melalui 5 Indikator Kinerja Utama yaitu Indikator Kinerja Program Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Indikator Kinerja Program Peningkatan Tata Kelola Kelembagaan, Indikator Kinerja Program Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Mahasiswa, Indikator Kinerja Program Peningkatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dan Indikator Kinerja Program Inovasi,” tegasnya.

Capaian Institut STIAMI

Rektor juga melaporkan sejumlah pencapaian Institut STIAMI tahun akademik 2020/2021.

Di antaranya sebanyak 38 dosen memperoleh kenaikan jabatan akademik, reakreditasi program studi, penguatan legalitas kelembagaan, keanggotaan dalam konsorsium publikasi ilmiah 11 bidang ilmu di LLDIKTI wilayah III.

Baca juga: Hingga Juni 2021, 2.203 Pasangan Suami Istri Bercerai di Kota Depok

Kemudian pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka melalui program Magang-Studi Independen Bersertifikat.

Lalu program pertukaran Mahasiswa Merdeka, studi lanjut dosen untuk program doctor sebanyak 21 orang, hibah penelitian senilai Rp1,5 miliar, dan penerimaan beasiswa Rp1,9 miliar.

Baca juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Bogor Gelar FGD Tentang Pembangunan Kepemudaan

Selanjutnya program pengabdian masyarakat melalui pendampingan KUKM dan pendampingan desa wisata. Tahun ini Institut STIAMI mencatat jumlah penambahan mahasiswa baru sebanyak 1.717 mahasiswa.

“Hari ini kita lakukan pengukuhan Saudara Dr. Bambang Irawan, S.Sos, M.Si, M.M sebagai Associate Professor dalam mata kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara, Kebijakan Publik dan Manajemen Pelayanan Publik dan Saudara  Dr. Drs. Tuswoyo, M.Si sebagai Associate Professor dalam mata kuliah Pengantar Ilmu Politik, Teori Administrasi, Otonomi dan Pemerintah Daerah,” papar Rektor.

Perguruan Tinggi Unggul

Ketua Yayasan Ilomata Drs H. RM Amrullah Satoto S.AB, MA mengajak jajaran pimpinan Institut STIAMI untuk terus berjuang meningkatkan mutu dan kualitas lembaga.

Baca juga: Pemkot Depok Janji Beri Dana Hibah Rp 50 Juta untuk Karang Taruna Per Kelurahan

Targetnya Institut STIAMI menjadi perguruan tinggi unggul di tingkat nasional dengan akreditasi A (unggul) untuk semua program studi.

“Bahkan kita sedang merintis menuju go internasional. Berbagai langkah dan upaya sudah kita mulai seperti menyelenggarakan konferensi internasional secara rutin yang melibatkan pembicara dari luar negeri. Selain itu juga pertukaran dosen dan mahasiswa dengan perguruan tinggi asing,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua LLDIKTI wilayah III Prof Dr Agus Styo Budi, M.Sc mengajak jajaran pimpinan Institut STIAMI dan mahasiswanya untuk meningkatkan kolaborasinya baik dengan pemerintah maupun dunia usaha dunia industri (DUDI).

“Tujuannya untuk meminimalisir kesenjangan lulusan dengan dunia kerja,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa program MBKM yang digagas Menteri Nadiem, memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar bidang lain di luar program studi yang diambil.

Baca juga: UI Goes Digital Diluncurkan Bertepatan Sumpah Pemuda, Kampus Universitas Indonesia dalam Genggaman

Mahasiswa diajak mengambil pengalaman langsung dari dunia usaha dunia industri melalui berbagai program MBKM sehingga ketika lulus, sudah tidak ragu lagi dengan realitas dunia kerja yang dihadapi.

“Manfaatkan dengan baik kesempatan yang diberikan pemerintah melalui program MBKM. Ada banyak pilihan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Institut STIAMI menandatangani kerjasama dengan KADIN DKI Jakarta untuk pendirian UKM Center. 

Baca juga: Dalam Waktu Dekat Kejari Depok Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dinas Damkar, 50 Saksi Dipanggil

Kerjasama ini selain memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar terutama pelaku UMKM, juga sekaligus menjadi bagian dari implementasi program MBKM kampus Institut STIAMI.

Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi SE mengapresiasi inisiatif Institut STIAMI membangun UKM Center. “Semoga UKM Center dapat menjadi solusi terhadap masalah pembangunan berkelanjutan terutama terkait pemberdayaan UMKM dan kewirausahaan,” katanya.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda ke-93, Menpora: di Tangan Pemuda Diharapkan Indonesia Bangkit dari Pandemi

Kegiatan wisuda ke-41 ditutup dengan penyerahan kartu alumni kepada perwakilan wisudawan.

Penyerahan kartu alumni disaksikan oleh Bima Laga, Ketua Umum Asosiasi Ecomerce Indonesia (dEA) & Associate Vice President of Public Policy and Government Relation Bhinneka yang juga alumni Institut STIAMI.

Bima mengajak seluruh alumni untuk ikut berpartisipasi aktif ikut memajukan Institut STIAMI termasuk aktif dalam mengisi tracer study.

Baca juga: Ini Keuntungan Didapat Saat Berbelanja Online di Marketplace

Tracer Study diharapan membantu Institut STIAMI dalam pelaporan data alumni ke tingkat Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Jadi, walaupun sudah alumni, kita tetap mampu memberikan kontribusi nyata untuk kampus tercinta, Institut STIAMI,” tutup Bima Laga.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved