Kabupaten Bogor
Jelang Musim Hujan, BPBD Kabupaten Bogor Lakukan Mitigasi Risiko Bencana
Untuk lokasi rawan banjir dan longsor, Yani memastikan hampir semua kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki risiko terjadinya dua bencana ini.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Jelang datangnya musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mulai melakukan mitigasi risiko bencana.
Mitigasi dilakukan dengan memetakan titik-titik rawan banjir dan longsor di wilayah ini.
"Tahun ini kita melakukan pemantauan banjir dengan CCTV di 8 titik," kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hassan, Senin (25/10/2021).
Untuk lokasi rawan banjir dan longsor, Yani memastikan hampir semua kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki risiko terjadinya dua bencana ini.
Baca juga: Pemkot Depok Gelontorkan Dana Rp 749 Juta untuk Korban Bencana Angin Puting Beliung
"Risiko banjir dan longsor ada di semua kecamatan," ujarnya.
BPBD Kabupaten Bogor menyiapkan 3 regu yang siap sedia untuk mengatasi bencana selama musim hujan.
"Kita siapkan 105 personil yang dibagi dalam tiga regu. Masing-masing regu terdiri dari 35 orang. Mereka akan stand by di kantor BPBD," jelas Yani.
Baca juga: Diduga Depresi, Wanita Ini Terjun dari Jembatan Sungai Cileungsi, Ditemukan di Vila Nusa Indah
Sepanjang tahun ini, cukup banyak bencana terjadi di Kabupaten Bogor. Namun skala kerusakannya tidak begitu besar.
"Setiap bulan ada bencana, tetapi tingkat kerusakannya kecil. Bulan Oktober ini saja ada sekira 50 bencana terjadi di Kabupaten Bogor, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang sampai angin puting beliung," pungkas Yani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kepala-BPBD-Kabupaten-Bogor-Yani-Hassan.jpg)