Rabu, 22 April 2026

Kabar Artis

Akui Tak Diajak Diskusi, Jarwo Tegaskan Keinginannya untuk Naif Tetap Ada

Saat dibaca oleh Jarwo dengan teliti ia merasa bahwa itu adalah dokumen pembubaran band Naif.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
ISTIMEWA
Band Naif 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Jarwo gitaris dari Naif menuturkan bahwa dirinya tak diajak diskusi soal rencana bubarnya Naif.

Ia hanya diminta untuk menandatangi sebuah dokumen yang katanya untuk keterangan vakumnya Naif.

Namun saat dibaca oleh Jarwo dengan teliti ia merasa bahwa itu adalah dokumen pembubaran band Naif.

Lantaran semua personil sudah menanda tangani ia pun ikut membubuhkan tanda tangan. Padahal hati kecilnya tak ingin Naif bubar.

Baca juga: Taiwan Excellence Sharing is Caring Fokus pada Isu Kesejahteraan Sosial dan Perlindungan Lingkungan

"Ya gimana ya, surat itu datang saat itu alasannya untuk penyelenggara kalau mau hire Naif kita kasih surat ini aja. Pas gue baca ini surat resmi bubar, kemudian dengan gampangnya Naif sudah bubar bukan vakum. Terus yang mereka udah tanda tangan semua, gue ga diajak ngobrol urusan itu," jelas Jarwo di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (22/10/2021).

Jarwo pun menjelaskan awal mula goyahnya band Naif hingga kini disebut bubar.

"Jadi pas pandemi 2020 berjalan sekitar 6-7 bulan Emil wa udah saatnya dia resign, beberapa hari kemudian di grup Pepeng sempet nanya emil udah keluar? Gue bilang santai aja dulu," terang Jarwo.

Baca juga: Ini 7 Link Latihan Soal Matematika Kelas 3 SD, Mulai dari Materi Perkalian sampai Konversi Satuan

"Pepeng beberapa hari kemudian bilang udah telponan sama Emil, akhirnya (dia juga) putuskan diri keluar," ungkapnya.

Jarwo menduga bubarnya Naif karena adanya anggapan bahwa satu personil keluar maka Naif akan bubar.

"Kalau yang gue analisa isu yang dinaikin kalau ada yang keluar satu Naif bubar. Itu rame muncul surat bubar," ujar Jarwo.

Kini Jarwo seorang diri mengatakan bahwa ia akan menjaga Naif agar tetap ada dan tidak bubar.

Bahkan ia mendaftarkan nama Naif ke Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual atau DJKI agar tak ada yang menggunakan nama Naif selain mereka berempat.(Bayu Indra Permana)

Baca juga: 10 Latihan Soal Matematika Perkalian Puluhan dengan Puluhan Kelas 3 SD

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved