Pemkot Depok

Resmikan Gereja Bathel Indonesia di Tapos, Depok, Mohammad Idris Sampaikan Soal Perda Kota Religius

Wali Kota Depok Mohammad Idris sampaikan soal Perda Kota Religius saat meresmikan Gereja Bathel Indonesia di Tapos, Depok.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa
Resmikan Gereja Bathel Indonesia di Tapos, Depok, Mohammad Idris Sampaikan Soal Perda Kota Religius. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TAPOS - Resmikan Gereja Bathel Indonesia di Tapos, Depok, Mohammad Idris sampaikan soal Perda Kota Religius.

Walikota Depok, Mohammad Idris resmi membuka Gereja Bathel Indonesia (GBI) di Jalan Raya Bogor KM 35, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Kamis (21/10)/2021).

Baca juga: Tetangga Masih Ada yang Level 3, Mohammad Idris Minta Warga Depok Tak Lengah Prokes

Idris berharap keberadaan GBI ini membawa peran tidak hanya sebagai tempat peribadatan umat kristiani, tetapi juga sebagai tempat kegiatan sosial.

Baca juga: Mohammad Idris Rotasi Besar-besaran, Pemkot Depok Buka Seleksi Jabatan, Berikut Cara Daftarnya

Kemudian juga tempat pembinaan kepada umatnya untuk menyadarkan memahamkan tentang peran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sehingga mereka hidup dalam kedamaian dalam kerukunan bangsa sampai dalam satu agama ini yang kita harapkan nah mudah mudahan ini momentum yg dapat kita jadikan sebagai tonggak bergerak sosial kita dalam kehidupan beragama di kota depok khususnya," ucapnya.

Idris menambahkan, bahwa Pemkot Depok bersama dengan DPRD Kota Depok melalui anggaran tambahan tahun ini sedang memproses rancangan Peraturan Daerah (Perda) yang diistilahkan sebagai Perda Kota Religius.

Baca juga: Dorong Santripreneur, Sandiaga Uno Harapkan Pondok Pesantren Cetak Wirausahawan Berakhlakul Karimah

Menurutnya, Perda Kota Religius ini akan menjadi aturan perundangan untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan untuk semua agama di Kota Depok.

"Kota religius ini memang kita inginkan dengan kegiatan - kegiatan keagamaan tanpa pengecualian agama apapun. Nantinya masyarakat bisa mengakses dan bisa berkomunikasi secara aturan perundangan yaitu Perda untuk melaksanakan kegiatan keagamaannya," tutur mantan Sekum MUI Kota Depok itu.

"Sebab sebagian orang menyalahartikan (miss understanding) terhadap perda kota religius ini hanya untuk umat tertentu, tidak ini untuk kalangan dan semua agama dan kalangan umat yang ada di kota Depok," tambahnya.

Payung Hukum Program Kegaamaan

Menurutnya, Perda Kota Religius akan jadi payung hukum untuk mengakomodasi program-program keagamaan seluruh umat beragama, termasuk untuk pembiayaannya dari APBD.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Bagikan Masker & Imbau Pengguna Jalan Tertib Berlalu Lintas

Ini sebuah dasar atau landasan yang bisa menenangkan kami sebab selama ini memang kami dalam penggunaan APBD Kota Depok dalam hal kehidupan agama selalu terkendala dalam hal aturan aturan ketentuan seperti itu," ucapnya.

 

Idris menambahkan, bahwa pihaknya juga sedang gencar untuk memperlancar pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) rumah ibadah di wilayahnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved