Breaking News:

Pancoran Mas Depok

Korban Crane Jatuh dan Menara Air Roboh di Pancoran Mas Sebut PDAM Kota Depok Siap Bertanggungjawab

PDAM Kota Depok siap bertanggungjawab. Hal tersebut disampaikan korban crane dan menara air roboh di Pancornas Mas, Eva pemilik warung di Jalan Mawar.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: dodi hasanuddin
Tribunnewsdepok.com/Mochammad Dipa
Korban Crane Jatuh dan Menara Air Roboh di Pancoran Mas Sebut PDAM Kota Depok Siap Bertanggungjawab. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Korban crane jatuh dan menara air roboh sebut PDAM Kota Depok Siap Bertanggungjawab.

Sebuah crane yang berada di lokasi perombakan menara air PDAM di Jalan Mawar Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, menimpa rumah dan sebuah warung yang berada di samping proyek tersebut, Jumat (15/10/2021

Baca juga: Jasmin Korban Ambruknya Menara Air & Crane di Depok Masih Dirawat di RS Mitra Keluarga Depok

Menurut Eva, anak pertama dari Asnel (72) pemilik warung yang menjadi kroban luka dari peristiwa ini mengatakan pihak PDAM dinilai cukup kooperatif dan bersedia bertanggung jawab atas peristiwa ini.

"Semua biaya rumah sakit untuk pertolongan bapak, lalu hotel buat bapak menginap semalam setelah rawat jalan dari UGD untuk hilangkan trauma kejadian juga sudah ditanggung oleh pihak PDAM, mereka gerak cepat juga saat penanganan bapak. Mereka (PDAM) bertanggung jawab kok," sebutnya.

Baca juga: Kisah Nyata Korban Crane Jatuh di Jalan Mawar Pancoran Mas Depok, Ternyata Firasat Buruk

Eva juga menyebutkan, bahwa PDAM telah mengakui bahwa peristiwa ini memang murni akibat kelalaian.

"Mereka nggak ada arogan. Bukan berarti saya memihak mereka ya, tapi memang kenyataannya mereka dari awal kejadian tidak menunjukkan sifat arogan jadi mengakui kelalian aja sudah cukup. Jadi kami tidak ada tuh sewot-sewot ke mereka," ucap Eva.

Menurut Eva, saat ini pihak keluarga tidak membawa peristiwa ini ke jalur hukum cukup melalui jalur kekeluargaan.

"Tuntutan hukum nggak ada, hanya tuntutan ganti rugi aja, selama mereka kooperatif untuk apa ke jalur hukum. Bukannya kita takut hukum, tapi jika jalur kekeluargaan tidak bisa dipakai baru kita tempuh jalur hukum, semoga nggak kejadian sampai situ ya, lagi pula sudah ada pihak kepolisian yang periksa kejadian ini," ujarnya.

Baca juga: Resmikan Gereja Bathel Indonesia di Tapos, Depok, Mohammad Idris Sampaikan Soal Perda Kota Religius

Eva menyebutkan, bahwa pihak PDAM bersedia untuk mengganti kerugian atas rusaknya warung milik oak Asnel.

"Kami minta warung bapak dibangun kembali karena bapak kesehariannya hanya mengandalkan penghasilan dari warung aja. Pihak PDAM menyanggupi, mereka bilang akan secepatnya diperbaiki setelah proses penyidikan oleh polisi selesai di TKP. Cukup kooperatif PDAM," ujar Eva.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved