Breaking News:

Kriminalitas

Polisi Temukan Dua Pucuk Pistol di Rumah Petani yang Sukses Bobol Rekening Nasabah Bank BTPN

Polisi Temukan Dua Pucuk Pistol di Rumah Petani yang Sukses Bobol Rekening Nasabah Bank BTPN. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers terkait kasus pembobolan rekening nasabah Bank BTPN di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Dalam penangkapan dua dari empat pelaku pembobolan rekening nasabah Bank BTPN, pihak Kepolisian turut mengamankan dua pucuk pistol.

Kedua pucuk pistol tersebut ditemukan di rumah D dan O, petani dan tukang bangunan yang berhasil membobol rekening nasabah Bank BTPN hingga Rp 12 Miliar.

"Banyak barbuk kami amankan ada kartu-kartu ATM, juga ada senjata api, kami amankan saat menggeledah tersangka. Ada senjata api di tempat tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (13/10/2021).

Menurut Yusri ada dua senjata api yang ditemukan polisi. Satu senjata api laras pendek dan satu senjata api laras panjang.

Atas perbuatannya, selain dijerat Pasal 30 KUHP jo Pasal 46 KUHP dan Pasal 32 KUHP jo Pasal 48 KUHP tentang ITE polisi juga menjerat D dan O dengan Undang-undang Darurat nomor 15 tahun 1951 dengan ancaman 12 tahun penjara.

Baca juga: Belajar Otodidak, Petani & Tukang Bangunan Ini Sukses Bobol Rekening Bank BTPN Hingga Rp 12 Miliar

Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembobolan Rekening 14 Nasabah Bank BTPN, Berikut Modusnya

Pelaku Hanya Seorang Petani dan Tukang Bangunan

Sukses membongkar kasus pembobolan rekening 14 nasabah Bank BTPN, Polda Metro Jaya mengungkapkan identitas dua orang pelaku yang berhasil membobol rekening dengan total kerugian mencapai Rp 12 Miliar.

Dua dari empat tersangka berinisial O dan D itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus adalah seorang petani dan tukang bangunan.

Yusri mengatakan, O dan D bukanlah oknum dari Bank yang dibobol.

Keseharian mereka hanyalah sebagai tukang bangunan dan petani.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved