Breaking News:

Pemkot Depok

Pemkot Depok Gelar Festival Produk Kreatif Depok, Pelaku UMKM Rindu Bisa Pameran Secara Offline

Beberapa pelaku UMKM yang ikut dalam festival ini mengaku bahwa Festival Produk Kreatif Depok menjadi sebuah awal kebangkitan para pelaku UMKM.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa
Rahmayulis pemilik butik Rumah Rahma yang menjadi peserta Festival Produk Kreatif Depok di Main Atrium Mall The Park Sawangan, Rabu (13/10). 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN- Pemkot Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok mengadakan Festival Produk Kreatif Depok di Main Atrium Mall The Park Sawangan, Rabu (13/10).

Ada 30 UMKM Kota Depok yang terdiri dari poduk fesyen, kuliner, kriya dan aksesoris terlibat dalam festival yang berlangsung selama seminggu mulai 13-19 Oktober 2021.

Beberapa pelaku UMKM yang ikut dalam festival ini mengaku bahwa Festival Produk Kreatif Depok menjadi sebuah awal kebangkitan para pelaku UMKM agar bisa kembali menggairahkan penjualan produk mereka.

Seperti diutarakan oleh Erni pelaku UMKM kuliner dengan nama produk Shanza Food yang menjual aneka panganan lokal seperti cireng, cilok, keripik, donat dan beberapa produk frozen food.

Baca juga: Imam Budi Hartono Minta Mal di Depok Sediakan Tempat untuk Pasarkan Produk UMKM Lokal

Dirinya mengaku sudah sangat rindu untuk bisa kembali ikutan pameran UMKM secara offline.

"Sudah lama sekali kita tidak bisa seperti ini. Karena memang dengan pameran seperti ini kami berharap produk kita jadi terkenal. Karena pameran seperti ini tujuannya buat ngebranding biar produk kita dikenal lebih jauh ke masyarakat," ujarnya.

Erni pemilik UMKM kuliner Shanza Food yang menjadi peserta Festival Produk Kreatif Depok di Main Atrium Mall The Park Sawangan, Rabu (13/10).
Erni pemilik UMKM kuliner Shanza Food yang menjadi peserta Festival Produk Kreatif Depok di Main Atrium Mall The Park Sawangan, Rabu (13/10). (TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa)

Selama pandemi, Erni mengandalkan pemasaran produk secara online. "Selama pandemi memang lebih banyak pemasaran lewat instagram," ucapnya.

Senada dengan Erni, pelaku UMKM lainnya yakni Rahmayulis pemilik dari butik Rumah Rahma, selama pandemi produk fashion, hijab dan batik ia pasarkan secara online melalui media sosial, e-commerce dan grup Whatsaap.

"Strategi pemasaran selama pandemi kita jualan lewat online seperi di instagram, e-commerce, kita juga share produk kita temen-temen grup di whatsaap, misalkan temen grup pengajian, temen grup webinar, ada juga club arisan online, kalau ada produk baru ya coba kita tawarin ke temen-temen di grup," ucapnya.

Baca juga: 30 UMKM Ikutan Festival Produk Kreatif Depok, Imam Budi Hartono: Beli dan Pasarkan Produk Kota Depok

Menurut Rahmayulis, diadakannya Festival Produk Kreatif Depok ini bagus sekali karena dapat mengangkat kembali UMKM Depok.

"Nah festival inilah jadi kebangkitan UMKM untuk maju di tengah pandemi yang masih melanda," sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, Zamrowi mengatakan dengan situasi pandemi saat ini yang sudah mulai membaik dan atas seizin Walikota, akhirnya Disperdagin Kota Depok bisa menyelenggarakan pameran secara offline.

Pelaku usaha ini sudah rindu banget dan buat mereka ini kesempatan emas. Karena selama ini berkutat dengan webinar zoom meeting saja sementara mereka harus berputar ekonominya," ungkapnya. (dip)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved