Kamis, 14 Mei 2026

Rasa Dewa, Oleh-oleh Olahan Belimbing Khas Depok

Rasa Dewa Oleh-oleh Khas Depok bisa didapatkan di Perumahan Pesona Gaharu Blok A3, Jalan Bungsan, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Lejar Tri Ayunita, pemilik Rasa Dewa Oleh-oleh Khas Depok 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN - Setiap kota memiliki produk khas yang menjadi ikon yang dibanggakan.

Produk ini bisa menjadi oleh-oleh yang bisa diberikan kepada teman dan keluarga saat pulang dari kota tersebut.

Lalu, apa yang menjadi oleh-oleh khas saat Anda pulang berkunjung dari Kota Depok? Jawabannya adalah Belimbing Dewa.

Belimbing Dewa menjadi salah satu produk andalan Kota Depok. Dengan rasa buah yang manis dan segar, buah ini pun telah ditetapkan sebagai ikon Kota Depok.

Di Depok, kita bisa dengan mudah menjumpai buah Belimbing Dewa dijajakan di pinggir jalan atau toko-toko buah.

Baca juga: Beralih ke Digital, Kisah UMKM Rasa Dewa di Depok Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Namun, sayangnya tidak banyak warga Depok yang melakukan pengolahan terhadap produk ini sehingga tidak mendatangkan nilai tambah.

Salah satu yang membuat inisatif membuat produk olahan dari belimbing ini adalah Lejar Tri Ayunita.

Berawal dari keprihatinan akan minimnya produk  oleh-oleh khas asli Depok, wanita asal Semarang ini memulai usahanya pada 2009.

"Pada dasarnya saya senang wira usaha.
Saya melihat banyak sekali belimbing di sini, tetapi tidak ada produk olahannya," kata Lejar, Minggu (10/10/2021).

Tak hanya itu, saya melihat oleh-oleh khas Depok juga belum ada saat itu. Jadi ada peluang di sini.

"Kebetulan tempat tinggal saya dekat dengan Pusat Koperasi (Puskop) Belimbing di Pasir Putih sehingga kita membentuk kelompok usaha bersama olahan belimbing," jelasnya.

Baca juga: UMKM Kota Depok, Rasa Dewa, Oleh-oleh Asli Depok Terbuat dari Olahan Belimbing Dewa

Seiring perjalanan waktu, semangat KUB (Kelompok Usaha Bersama) olahan belimbing dewa ini pelan-pelan memudar.

Ada banyak kendala yang dihadapi, mulai dari adanya kesalingtergantungan antar-anggota hingga pengambilan keputusan yang lambat karena semua langkah harus disepakati bersama.

"Banyak kepala memang membuat usaha susah untuk berkembang. Karena itu kita putuskan jalan sendiri-sendiri," papar Lejar.

Lejar pun melanjutkan usaha olahan belimbingnya dengan brand Rasa Dewa Oleh-oleh Khas Depok.

Berbagai diversifikasi produk pun dikembangkan seperti dodol, jus, sirup, selai belimbing, keripik belimbing, dan nastar belimbing.

Baca juga: Belimbing Dewa Depok Tak Kenal Musim, Mudah Ditanam dan Cepat Berbuah

"Pemasaran awal dari mulut ke mulut lalu konsinyasi ke toko dan pameran. Model pemasaran konvensional ini kurang lebih berjalan 3 tahun," ujarnya.

Setelah itu Rasa Dewa pelan-pelan merambah ke pemasaran digital dengan membuat website.

"Kebetulan suami orang IT (Information Technology) maka dibikin web http:// rasadewa.com," ungkap Lejar.

Menurut dia, website ini cukup membantu pemasaran produk Rasadewa.

Setidaknya kalau melakukan pencarian di Google dengan kata kunci oleh-oleh khas depok maka Rasa Dewa pasti ada di urutan nomor satu.

"Pemasaran melalui internet ini cukup membantu UKM baru seperti Rasa Dewa tetap bertahan. Ada banyak teman kita merintis usaha olahan khas belimbing  tetapi sudah rontok. Alhamdulilah Rasa Dewa ini masih bisa bertahan," lanjut Lejar.

Selain pemasaran melalui website, Rasa Dewa juga membuka lapak di e-commerce Tokopedia. Namun karena tidak telaten maka pemasaran di platform e-commerce ini tidak terlalu berkembang.

"Maklumlah kita emak-emak agak gagap teknologi. Saya agak malas cek notifikasi, apalagi jika layanan pesanan yang sedikit. Belum lagi buat packing pesanan dan kirim ke ekspedisi. Rasanya ribet," tutur Lejar.

Dia menambahkan dirinya sebenarnya sudah membaca ke mana arah dunia bisnis nanti. Hal itu terbukti saat pandemi ini.

"Kita baru sadar pentingnya digitalisasi saat pandemi Covid-19 ini. Omzet kita turun 80-90 persen. Makanya saat ini kita mulai lagi buka lapak di Tokopedia, Shopee, Lazada, Go-Food dan Grab Food," kata Lejar.

Dari sisi kemasan, oleh-oleh Rasa Dewa sudah cukup bagus dan menjual.

"Untuk packing, kita dulu dapat pelatihan dari dinas-dinas Pemkot Depok seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan industri serta dari BUMN," imbuh Lejar.

Saat ini penjualan Rasa Dewa dilakukan melalui platform online, konsinyasi ke toko-toko dan reseller. Selain dari Kota Depok, pembeli umumnya dari Jabodetabek dan beberapa dari luar Jawa.

Rasa Dewa Oleh-oleh Khas Depok bisa didapatkan di Perumahan Pesona Gaharu Blok A3, Jalan Bungsan, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok.

Sementara reseller ada di Daniel Bakery & Cake Siliwangi, lalu ada di Sukmajaya, Balaikota dan Telaga Golf.

Harga produk ini cukup beragam, mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 38.000.

Nah, bagi Anda yang kesulitan mencari oleh-oleh khas Depok, Rasa Dewa bisa menjadi pilihan yang pas.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved