Breaking News:

Tribun Network

Ketua DPRD Kota Depok Sebut Tingkat Kemiskinan Kota Depok Menurun Seiring Kemajuan UMKM

Ketua DPRD Kota Depok Sebut Tingkat Kemiskinan Kota Depok Diharapkan Bisa Turun Seiring Kemajuan UMKM di Era Digitalisasi

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dwi Rizki
YouTube Warta Kota
Webinar yang digelar Tribunnews dan Warta Kota dalam agara launching TribunnewsDepok.com dengan tema Nyok Bangkitkan Digitalisasi UMKM di Tengah Pandemi Covid-19, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Ada lima unsur kekuatan yang masuk dalam membangun serta memajukan perekonomian di tanah air utamanya di Kota Depok yakni pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pelaku usaha dan media.

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Depok H. Muhammad Teuku Yusufsyah Putra dalam talkshow peluncuran TribunnewsDepok.com bertema Nyok Bangkitkan Digitalisasi UMKM di Tengah Pandemi Covid-19 melalui virtual, Jumat (8/10/2021).

Menurut kelahiran 11 Juni 1970 ini, UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan, di mana hal itu juga merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga.

 

Baca juga: Dukung Gerakan Beli Produk Lokal, Ketua DPRD Kota Depok Kenakan Beragam Produk UMKM Dalam Keseharian

"Harapannya dengan kemajuan UMKM maka mudah-mudahan ada tingkat penurunan kemiskinan yang ada di wilayah," ujarnya dalam paparannya pada Jumat (8/10/2021).

Dengan kehadiran TribunnewsDepok.com yang baru saja diluncurkan ini, Putra berharap jaringan ke 58 dari Tribun Network ini bisa menginformasikan keberadaan pelaku-pelaku usaha di Kota Depok.

Baca juga: Bangkit dari Pandemi, Suharno Lirik Platform Digital Kembangkan Pemasaran Batik Tradjumas

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Wagub Jabar Sebut TribunnewsDepok Jawaban Atas Kebutuhan Informasi Masyarakat

"Tentunya dengan diinformasikannya (para pelaku usaha), bisa membangkitkan perekonomian di Kota Depok," tuturnya.

Digitalisasi juga dikatakan Putra sejatinya telah berlangsung sebelum pandemi Covid-19 menyerang dunia, khususnya Indonesia pada tahun 2020 lalu, yang juga sejalan dengan revolusi industri 4.0.

Senada dengan Wali Kota Depok dua periode yakni 2005-2010 dan 2010-2015 Nur Mahmudi Ismail bahwa pandemi Covid-19 tak hanya sekedar menghadirkan musibah ataupun ujian.

Tetapi juga turut meningkatkan kreatifitas manusia dalam memutar otak menghadirkan beragam cara seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat utamanya di masa pandemi Covid-19. Itu pula yang dikatakan Putra.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Depok Berharap TribunnewsDepok Mampu Menjauhkan Masyarakat dari Berita Hoax

Baca juga: Beralih ke Digital, Kisah UMKM Rasa Dewa di Depok Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

"Saya setuju dengan Pak Nur Mahmudi sampaikan bahwa ada pelaku usaha yang 300 persen naik keuntungannya selama Covid-19 dan banyak juga kreatifitas yang terjadi dalam kondisi Covid-19 ini," tandasnya.

"Ketika bicara digitalisasi bukan lagi kita berbicara bagaimana menjual tetapi juga bagaimana produk lokal bisa dikenal tak hanya di domestik tetapi juga internasional," paparnya.

Membangkitkan perekonomian pun dinilai Putra tak hanya bisa dijalankan sendiri oleh pemerintah tanpa adanya peran serta dari akademisi dalam memberikan pencerahan ilmu atau knowledge bagi pelaku usaha.

"Kemudian hadir juga masyarakat atau komunitas untuk menguatkan jaringan," akunya.

Baca juga: Kelola Obat dan Perbekalan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Bogor Luncurkan Si Oke

Baca juga: Digitalisasi UMKM di Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail Minta Agar Tidak Salah Arah dan Orientasi

Sesuai Pasal 57 Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, DPRD dibantu pemerintah daerah wajib hadir dalam membantu UMKM.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved