Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Akhiri Pandemi Covid-19, Pekat Indonesia Bersatu Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Nasional

Kejar Target Herd Immunity, Pekat Indonesia Bersatu Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ketua Umum Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia Bersatu, Markoni Koto bersama anggota dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ke-2 Pekat IB di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia Bersatu, Markoni Koto berharap agar masyarakat dapat mensukseskan program vaksinasi covid-19. 

Tujuannya agar terbentuk kekebalan komunal atau herd immunity untuk mengakhiri pandemi covid-19.

Namun, dalam pelaksanaannya, langkah pemerintah menggencarkan vaksinasi demi mencegah covid-19 masih kerap terbentur adanya penolakan warga.

Hal tersebut menurutnya, sepatutnya tidak terjadi apabila sosialisasi tentang vaksinasi covid-19 menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

 

"Masih ada yang tidak paham apa itu vaksin covid-19. Setiap warga seharusnya memahami manfaat vaksinasi untuk mencegah covid-19," ungkap Markoni Koto di sela Musyawarah Nasional (Munas) Ke-2 Pekat IB di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Peringatan HUT Ke-76 TNI, Ade Yasin: TNI Semakin Dicintai Rakyat

Menurut Markoni, organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang dipimpinnya pun berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat vaksinasi covid-19.

Sehingga, ujar Markoni, tidak ada lagi warga yang takut disuntik vaksin demi mencegah covid-19. Dengan semakin banyak warga tervaksinasi, kekebalan kelompok pun tercipta.

"Masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Baca juga: Sebagian Besar Pasien Kanker Hati Dibawa ke RS Dalam Kondisi Stadium Lanjut, Ini Penyebabnya

Kondisi itu, antara lain akan mampu menggerakkan kembali roda ekonomi secara maksimal.

"Hal itu sesuai tema Munas ke-2 agar covid-19 menjadi endemik untuk kepentingan stabilitas sosial, ekonomi, dan politik," ujar Markoni.

Baca juga: Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, KLHK Sebut Belum Ada Baku Mutu

Penyelenggaraan Munas Ke-2 Pekat Ib dibuka secara virtual oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Selain Ketua Umum Markoni Koto, turut hadir Sekjen Pekat IB Ag Khan, Bendum Steven Mbouw, Wasekjen M.

Milano, para pendiri, pembina dan penasihat serta 34 Perwakilan DPW Pekat Ib seluruh Indonesia. 

Munas digelar dengan prokes ketat. Hanya 50 persen anggota Pekat IB seluruh Indonesia yang bisa hadir dalam Munas. Anggota yang tidak hadir mengikutinya secara virtual.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved