Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Depok

Imam Budi Hartono Sebut Ada 1.200 Sekolah di Kota Depok Gelar PTMT Serentak

Tinjau PTMT, Wakil Wali Kota Depok Sebut Ada 1.200 Sekolah di Depok Laksanakan PTMT Serentak Hari Ini

Tayang:
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (tengah) saat meninjau pelaksanaan PTMT di SMP Negeri 1 Depok, Jawa Barat pada Senin (4/10/2021).  

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang resmi dimulai pada hari ini, Senin (4/10/2021).

 

Hari ini Imam memantau tiga sekolah, yakni di SMP Negeri 1 Depok, SMP Kasih Depok dan SMA Negeri 3 Depok.

 

Di sela-sela tinjauannya, Imam mengatakan bahwa ada sekitar 1.200 sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMA melaksanakan PTNT serentak hari ini.

"Total sekolah di Depok yang melaksanakan PTMT hari ini ada 1.200an sekolah dari tingkat PAUD sampai SMA," ucapnya.

 

Imam menambahkan, Pemkot Depok tentunya akan terus melakulan evaluasi terhadap pelaksanaan PTMT ini.

Baca juga: Hari Pertama PTMT Kota Depok, Rasyid Senang Bisa Kembali ke Sekolah

"Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan kita stop (pelaksanaan PTMT) secara total atau parsial," ungkapnya.

 

Berdasarkan pantauannya ke sejumlah sekolah hari ini, Imam menilai pelaksanaan PTMT hari ini berjalan lancar dan setiap sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan.

 

"Ya Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Siswa yang masuk memang digilir agar tidak terjadi penularan baru. Begitu pun juga siswa yang masuk membawa perlengkapan masing-masing, mulai dari masker cadangan, botol air minum, sapu tangan, dan hand sanitiser," ucapnya.

Baca juga: Jumlah Pengguna KRL Terus Bertambah, Masyarakat Diimbau Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Selain itu, lanjut Imam, Pemkot Depok nantinya akan melakukan swab antigen secara berkala kepada guru maupun siswa.

 

"Itu (swab antigen) nanti, jadi untuk saat ini belum dilakukan, mereka kan saat ini sudah divaksin lengkap, sehingga mudah-mudahan tidak ada lagi yang bergejala. Bila ada yang bergejala jelas tidak boleh masuk," jelas Imam. (dip)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved