Pemkot Depok

Cerita Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok Dedy Martoni Saat Awal Mula Terjun ke Dunia Pendidikan

Mantan Anggota dan Ketua Komisi D DPRD periode 2004-2009 ini bercerita, mulai berkecimpung di dunia pendidikan.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Mochammad Dipa
Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok, Dedy Martoni membacakan pidato sambutan saat acara pelantikan 11 pengurus Dewan Pendidikan Kota Depok periode 2021-2026. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok pada Selasa (28/9/2021) lalu. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Wali Kota Depok Mohammad Idris melantik Dedy Martoni sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok periode 2021-2026 bersama 10 anggota lainnya di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok pada Selasa (28/9). 

Lalu siapa sosok Dedy Martoni? Wartakotalive.com berkesempatan mewawancarai Dedy Martoni melalui sambungan telepon, Minggu (3/10/2021).

Mantan Anggota dan Ketua Komisi D DPRD periode 2004-2009 ini bercerita, mulai berkecimpung di dunia pendidikan berawal dirinya ditawarkan untuk menjadi guru oleh guru SMP Negeri 78 Kemayoran, Jakarta tempat Dedy menempuh pendidikan di jenjang SMP.

"Saat saya masih sekolah di SMP Negeri 78, saya ditawari untuk jadi guru oleh ibu Murni, dia dulu guru mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Dia tinggal di dekat rumah saya di Kebon Kosong Kemayoran Jakarta Pusat," ucap Dedy.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Kota Depok dari PAUD Hingga SMP, Olahraga dan Seni Masih Daring

Tawaran menjadi guru itu datang setelah ia ditanya oleh guru SMP nya terkait rencana Dedy untuk melanjutkan sekolah setelah lulus dari SMP 78 pada tahun 1979.

"Ibu Murni tanya ke saya, rencananya mau gimana setelah SMP? saya maunya lanjut SMA terus ke perguruan tinggi, tapi nggak tau nih biayanya gimana, terus ibu murni tawarin saya untuk jadi guru. Nggak kepikiran sama saya waktu itu," ujarnya.

Setelah lulus SMP, terus saya ikutan sekolah pendidikan guru setingkat sma, dari tahun 1979-1982 di SMAN 31 Lulus dari sekolah pendidikan guru pada tahun 1982 langsung jadi guru," ucapnya.

Dedy mengatakan, ia menjadi guru pertama kali di SD Islam Meranti Senen. Saat itu ia memiliki gaji Rp 35.000. Karirnya pun menanjak dari guru menjadi kepala sekolah SD Meranti di tahun 1989 dengan gaji saat itu Rp 150.000.

"Saya juga sempat mengantarkan SD Islam Meranti untuk akreditasi," sebutnya.

Baca juga: Kota Depok Akan Jalankan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Senin 4 Oktober

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved