Cilodong Depok

Mobil Pajero Ringsek Ditimpa Pohon Tumbang, Sudarto Minta Tanggung Jawab Pemkot Depok dan Jabar

Sudarto meminta pertanggung jawaban pemerintah  karena adanya proyek penggalian gorong-gorong dari pemerintah Provinsi Jawa Barat di sekitar pohon

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Kondisi mobil Pajero yang ditimpa pohon tumbang di Jalan Raya Kalimulya, Cilodong, Depok, Minggu (26/9/2021) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Peristiwa pohon besar yang tumbang menimpa mobil Pajero di Jalan Raya Kalimulya, Cilodong, Kota Depok pada Minggu (26/9/2021) tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun kejadian ini membuat mobil Pajero dengan nomor polisi B 1257 ELR milik Sudarto rusak parah.

Mobil Mitsubishi Pajero keluaran 2010 ini ringsek dengan atap yang melengkung ke bawah.

"Untuk mobil, kerusakannya parah. Anda bisa lihat sendiri nanti," kata Sudarto, Selasa (28/9/2021).

Setelah mengevakuasi istri dan dua cucunya pada Minggu (26/9/2021), Sudarto memerintahkan anaknya untuk langsung membawa mobil ke bengkel.

"Tetapi anak saya menolak. Dia masih berpikir rasional karena pasti bengkel akan putuskan harga semaunya. Selain itu, belum tentu kemampuannya bagus," ujarnya.

Kondisi mobil Pajero yang ditimpa pohon tumbang di Jalan Raya Kalimulya, Cilodong, Depok, Minggu (26/9/2021)
Kondisi mobil Pajero yang ditimpa pohon tumbang di Jalan Raya Kalimulya, Cilodong, Depok, Minggu (26/9/2021) (Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama)

Baca juga: Alami Insiden Pohon Tumbang di Jalan Raya Kalimulya, Istri & Kedua Cucu Sudarto Mengalami Trauma

Akhirnya Sudarto memutuskan mobil itu diderek dengan mobil towing ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.

"Saya sudah bawa ke sini dengan mobil towing pada Minggu malam. Hari ini anak saya survei beberapa bengkel untuk melihat kemampuan bengkel dan membandingkan harga," jelasnya.

Berdasarkan survei di beberapa bengkel, biaya reparasi mobil yang rusak ini berada di kisaran Rp 35-40 juta.

"Saya ingin mendapatkan bengkel yang tepat dengan harga yang kompetitif," papar Sudarto.

Ini juga sebagai bentuk antisipasi kalau nanti pemda ingin bertanggung jawab atas insiden ini.

"Kalau pemda, baik Pemkot Depok maupun Pemprov Jawa Barat, mau bertanggung jawab maka kita bisa memperlihatkan harga yang wajar," jelasnya.

Baca juga: Pohon Tumbang, Sudarto Ungkap Detik-detik Evakuasi Cucu & Istrinya yang Terjebak Dalam Mobil

Sudarto meminta pertanggung jawaban pemerintah  karena adanya proyek penggalian gorong-gorong dari pemerintah Provinsi Jawa Barat di sekitar pohon tumbang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved