Rabu, 22 April 2026

Angin Puting Beliung Depok

Data Sementara Dinas Sosial Kota Depok 613 Jiwa Terdampak Bencana Angin Puting Beliung

Data sementara yang dihimpun sejak semalam sebanyak 196 kepala keluarga dan 613 jiwa terdampak angin puting beliung.

Editor: murtopo
dok DPKP Kota Depok
Kendaraan milik warga tertimpa pohon tumbang dan atap rumah yang terbang diterpa angin kencang di Jalan Margonda Raya, Kelurahan Kemiri MUka, Kecamatan Beji Kota Depok, Selasa (21/9/2021) pukul 17.50 WIB. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS – Sedikitnya ada 196 kepala keluarga dengan total 613 jiwa terdampak hujan deras dan angin puting beliung yang melanda Kota Depok pada Selasa (21/9/2021) sore lalu.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Asloe'ah Madjri, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/9/2021).

Sejumlah rumah warga yang rusak di antaranya ada di daerah Tanah Baru Beji, Perumahan Andhika Graha Citra Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, dan Villa Pertiwi, Jalan Raya Bogor. 

“Data sementara yang dihimpun sejak semalam sebanyak 196 kepala keluarga dan 613 jiwa terdampak angin puting beliung,” ujar Asloe'ah Madjri.

Baca juga: Dahsyatnya Angin Puting beliung Depok, Hanya Dalam 10 Detik Hancurkan Atap Rumah Warga Villa Pertiwi

Lebih lanjut, Asloe’ah mengatakan jumlah kemungkinan masih terus bertambah, musabab pendataan masih terus dilakukan pihaknya hingga siang hari ini.

“Kami masih melakukan penghitungan dan survei lokasi yang terdampak,mungkin masih ada lagi warga yang terdampak angin puting beliung,” jelasnya. 

Bila telah rampung, nantinya data bangunan warga yang rusak akibat terdampak puting beliung tersebut akan diteruskan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok.

Baca juga: Angin Kencang Hancurkan Atap Rumah Oong di Villa Pertiwi Hsanya dalam 10 Detik

 “Nanti data yang kami himpun akan disampaikan ke Bappeda untuk satu pintu,” tuturnya.

Untuk informasi, puting beliung ini menyebabkan sejumlah bangunan di enam dari 11 kecamatan yang ada di Kota Depok.

Bahkan, lalu lintas di sejumlah titik jalan juga lumpuh akibat pohon yang tumbang dan baliho atau papan reklame yang ambruk menutup badan jalan.

Pemkot Depok Siapkan Dana Bantuan

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memastikan Pemerintah Kota Depok akan membebaskan biaya bagi warganya yang menjadi korban luka-luka akibat terjangan angin Puting Beliung pada Selasa (21/9/2021) petang.

Meskipun Imam berharap tak adanya korban luka maupun jiwa dari peristiwa yang menghancurkan banyak bangunan hingga pohon dan baliho tumbang itu.

"Oh iya pasti ya membebaskan biayanya (perawatan), sekarang juga kan sudah ada sistem kesehatan nasional yang kalaupun enggak tercover BPJS Kesehatan, kita punya bansos (bantuan sosial). Kalau ada yang luka pasti dirawat," kata Imam kepada wartawan seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Komplek Kota Kembang, Cilodong, Kota Depok, Rabu (22/9/2021).

Tak hanya berupa biaya perawatan, Ketua DPD PKS Kota Depok ini juga mengaku pihaknya akan memberikan bantuan pangan juga perbaikan terhadap rumah warga terdampak.

Baca juga: Angin Kencang Hancurkan Atap Rumah Oong di Villa Pertiwi Hsanya dalam 10 Detik

"Nanti dari dinas pemukiman mungkin ya akan memberikan bantuan perbaikan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak seperti genting rusak. Dananya dari BTT (belanja tak terduga)," paparnya.

Perihal berapa jumlah anggaran BTT yang disiapkan untuk bantuan tersebut, Imam mengaku tak ada angka pasti yang disiapkan Pemkot Depok alias tak mematok nominal.

"Anggaran tak terduga ya enggak ada berapanya (batasan dana yang disiapkan), nanti (berdasarkan) yang terdata saja," akunya.

Hingga Selasa (21/9/2021) malam, Imam mengaku belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat terpaan Puting Beliung.

Baca juga: Depok Hari Ini Rabu 22 September, Prakiraan Cuaca BMKG: Siang Sampai Malam Diguyur Hujan

"Berdasarkan laporan sampai tadi malam tidak ada (korban jiwa atau luka), untuk yang pagi ini saya belum dapat laporan lagi, mudah-mudahan sih tidak ada ya (korban jiwa atau luka-luka)," tandasnya.

Sebelumnya, hujan lebat disertai angin kencang melanda Kota Depok pada Selasa (21/9/2021) sekira pukul 17.00 WIB. Akibatnya banyak pohon tumbang dan dahan berserakan ke jalan.

Di daerah Cluster Verbena di Jalan Boulevard Raya, Grand Depok City, Sukmajaya, Kota Depok misalnya, pohon besar yang ada di sisi jalan tumbang.

Beruntung tak menimbulkan korban sebab patahan pohon tersebut jatuh ke arah lahan kosong.

Baca juga: Angin Puting Beliung, Atap Rumah Warga di Perumahan Andhika Graha Citra Kelurahan Sukmajaya Terbang

Sebuah atap terbuat dari fiberglas di salah satu bangunan ruko yang ada di Cluster Verbena pun turut terbang terbawa angin kencang.

Seng-seng yang dijadikan atap sebuah bangunan bedeng sementara yang tengah membangun sebuah bangunan di GDC juga tak luput dari terjangan angin kencang.

Jalur disekitar lokasi tampak tergenang air dengan arus deras dan berwarna cokelat. Sejumlah kendaraan tampak menurunkan laju kecepatannya guna menghindari adanya kemungkinan buruk akibat terbatasnya jarak pandang.

Terjangan angin kencang berlangsung sekitar 30 menit. Sementara hujan berlangsung kurang lebih selama satu jam.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok tampak terlihat turun tangan memotong sejumlah pohon tumbang agar tak menghambat jalannya kendaraan.

Baca juga: 622 Gardu PLN Depok Diterjang Angin Puting Beliung Sebabkan Gangguan Listrik di Sejumlah Wilayah

Hal itu terlihat di Jalan Boulevard Raya, GDC tepatnya di seberang Cluster Verbena dan juga di dekat Kantor DPD Golkar Kota Depok, sehingga jalur kendaraan terpaksa diterpakan siatem kontra flow agar tak mengganggu jalannya evakuasi pohon tumbang.

Sepanjang jalan di Jalan Raya KSU, Tole Iskandar, Sukmajaya tampak berserakan dahan maupun ranting pascaterpaan angin kencang.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana (Kabid PB) DPKP Kota Depok Denny Romulo Hutauruk mengatakan sejauh ini laporan yang masuk menyebutkan adanya 10 titik pohon tumbang dan dua baliho rubuh.

Diantaranya di Kampung Rawa Depok, Siliwangi, Pancoran Mas, Cilodong, dan beberapa lokasi lainnya.

"Hujan tadi itu disertai angin puting beliung, makanya banyak pohon tumbang dan baliho yang roboh. Salah satu baliho yang ada di dekat Pemkot (Depok) roboh menimpa mobil," kata Denny saat dikonfirmasi TribunnewsDepok.com, Selasa (21/9/2021).

Bencana alam ini pun menyebabkan ruas jalan di beberapa wilayah di Kota Depok macet seperti di daerah Jalan KSU Raya, Jalan Siliwangi Raya, Jalan Kartini Raya, Jalan Margonda, dan juga Jalan Juanda.

Dari pantauan TribunnewsDepok.com tampak terlihat banyaknya ranting pohon yang tumbang dan jatuh menimpa kabel listrik. Bahkan disejumlah wilayah juga terlihat mati lampu.

"DPKP Kota Depok, DLHK, dan DPUPR Bidang Sumber Daya Air semua turun ke lapangan karena memang banyak laporan akibat Puting Beliung," tandas Denny.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 613 Jiwa Terdampak Angin Puting Beliung di Kota Depok

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved