Arkana dan Kreativitas Musikalnya, Musisi 13 Tahun Rilis 10 Single
Di usianya yang masih terbilang belia, kiprah Arkana di dunia musik pada April 2021, turut terlibat aktif pada konser live secara virtual di Amerika
Laporan wartawan Wartakotalive.com, Ign Agung Nugroho
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Sebuah studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik mendorong pemikiran yang lebih berbeda sebagai elemen kunci kreativitas.
Seperti halnya pada diri Arkana Danendra yang kini berusia 13 tahun.
Kiprah bocah asal Yogyakarta yang beranjak remaja ini, selain sebagai penyanyi juga terampil memainkan alat musik keyboard dan membuat aransemen lagu.
Ketertarikan pelajar yang karib disapa Arka ini pada dunia musik, tak lepas dari sosok sang ayah.
Baca juga: Ghea Indrawari, Sisca JKT48 dan James Adam Beberkan Alasan Mereka Bawakan Musik Kroncong
"Waktu itu saya sering menyanyikan lagu 'Enter Sandman' Metallica, mungkin karena terpengaruh ayah yang sering memutar lagu itu," kata Arkana dalam diskusi bertajuk 'Kreativitas dan Seni musik Bersama Arkana' yang berlangsung secara virtual pekan lalu.
Di usianya yang masih terbilang belia, kiprah Arkana di dunia musik pada April 2021 lalu, turut terlibat aktif pada konser live secara virtual yang berlangsung di Amerika Serikat.
Selain itu, ia telah merilis 10 single dan yang terbaru dirilis pada 17 Agustus 2021 berjudul 'Bintang Petualang'.
Selain tetap fokus sekolah, Arkana mengaku disela-sela waktu luangnya dimanfaatkannya untuk bermusik.
Baca juga: Rayakan Perjalanan 48 Tahun Bermusik, Godbless Gelar Konser Virtual di Aplikasi MAXstream
"Kebetulan saya bisa bermain keyboard dan saya coba membuat sendiri instrumen musik lagu yang saya nyanyikan," ucap Arkana.
Talenta yang ada pada diri Arkana ini, membuat Triny Vera, CEO dan Produser Fortune Musik Indonesia (FMI) tertarik memproduseri Arkana.
Triny Vera mengatakan, komposisi lagu 'Bintang Petualang' yang dibawakan Arkana ini, memiliki warna dan dinamika yang kompleks.
"Bisa dibilang canggih dan garapan lagunya mengakar pada ikatan bunyi-bunyian lokal khas Indonesia, itu sebagai identitas," katanya. (ign).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Arkana-Danendra.jpg)