Breaking News:

TMMD 2021, Kodim 0621 Kabupaten Bogor Lakukan Pelebaran Jalan Penghubung Desa di Klapanunggal

Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Sukur Hermanto menjelaskan, Program TMMD ke-112 ini dilaksanakan selama 30 hari.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Peresmian Program TMMD 2021 Tingkat Kabupaten Bogor di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu (15/9/2021) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali digelar pada 2021 ini.

Tahun ini program ini digelar untuk yang ke-112 kalinya di seluruh Indonesia

Di wilayah Kodim 0621/Kabupaten Bogor, TMMD akan dilaksanakan di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal.

Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Sukur Hermanto menjelaskan, Program TMMD ke-112 ini dilaksanakan selama 30 hari, dimulai pada tanggal 15 September sampai 14 Oktober 2021. 

"Program TMMD merupakan salah satu program operasi TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan," kata Sukur, saat peresmian TMMD 2021 Tingkat Kabupaten Bohor di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Buka Program TMMD 2021, Bupati Ade Yasin Berharap Bisa Buka Akses Jalan Desa di Klapanunggal

Dalam program ini, TNI bersinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintahan non kementerian, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat lainnya, untuk membantu mendukung percepatan pembangunan di daerah khususnya di Kabupaten Bogor.

“Sasaran fisik pada TMMD ke-112 ini adalah pelebaran dan perkerasan jalan dengan ukuran 7 meter x 2.450 meter di Kecamatan Klapanunggal," ujarnya.

Keberadaan jalan tersebut, lanjutnya, sangat penting karena menjadi sarana penghubung wilayah Desa Bojong dengan Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal.

Baca juga: Bioskop Sudah Bisa Beroperasi Lagi, Cinema XXI di Cibinong City Mall Besok Mulai Buka

"Jalan ini sangat penting menunjang aktivitas masyarakat, diantaranya memudahkan anak-anak menjangkau sekolah, efisiensi waktu bagi karyawan atau buruh pabrik dalam melaksanakan aktivitas kerja, usaha dan sebagainya," papar Sukur.

"Jalan ini juga menjadi jalur alternatif pemecah kemacetan jalan pada saat masuk dan pulang kerja karyawan atau buruh pabrik,” jelasnya.

Untuk sasaran TMMD non fisik akan dilakukan penyuluhan KB dan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan hukum dan Kamtibmas, penyuluhan keagamaan, kemudian penyuluhan stunting dan Posyandu.

Baca juga: Gebyar Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Kota Depok, Animo Warga Bojongsari Menurun

“Dengan kegiatan non fisik tersebut, diharapkan terdapat kehidupan masyarakat yang semakin baik, bersih dan sehat," ungkap Sukur.

Program ini juga memudahkan dan melancarkan penyaluran hasil pertanian dan peternakan, semakin memperkuat kecintaan dan kebanggaan terhadap NKRI, dan menciptakan Kamtibmas semakin lebih baik.

"Sasaran lainnya adalah agar tercipta saling mengerti dan memahami  tentang toleransi beragama dalam kehidupan,” tandasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved