Sukmajaya Depok
Gebyar Vaksinasi di Kecamatan Sukmajaya Tak Capai Target Hanya 800 Orang Tervaksin Per Harinya
Ermanila menyebutkan, selama dua hari pelaksanaan vaksinasi lanjutan program gebyar vaksinasi Covid-19 Kecamatan Sukmajaya tidak mencapai target.
Laooran Wartawan Wartakotalive.com, Mochammad Dipa
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SUKMAJAYA - Memasuki hari ketiga pelaksanaan lanjutan gebyar vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Sukmajaya, antusiasme warga yang ingin divaksin masih cukup tinggi.
Kasi Ketentraman dan ketertiban (Tentrantip) Kecamatan Sukmajaya, Ermanila, mengatakan bahwa target pelaksanaan vaksinasi lanjutan ini sebanyak 1.170 orang per hari.
"Untuk hari ini ada dua Kelurahan yakni Sukmajaya dan kelurahan Bakti Jaya. jumlah per kelurahan itu diperkirakan 585 jadi digabungkan dua kelurahan hari ini target kita 1.170," ujar Ermanila kepada Tribunnewsdepok.com saat pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (10/9/2021).
Ermanila menyebutkan, selama dua hari pelaksanaan vaksinasi lanjutan program gebyar vaksinasi Covid-19 (8 dan 9 September 2021), Kecamatan Sukmajaya tidak mencapai target vaksinasi per harinya.
Baca juga: Percepat PTM Terbatas, Wakil Wali Kota Depok Tinjau Vaksinasi di Lembaga Pendidikan LP3I
"Hari pertama itu (Rabu 8 September 2021) ada 917 orang yang mendaftar, sementara yang berhasil tervaksin ada 829 orang," ucapnya.
Sedangkan untuk hari kedua, Kamis 9 September 2021, jumlah warga yang daftar ada 918 orang. Dari total pendaftar, jumlah warga yang berhasil tervaksin sebanyak 888.
"Karena ada yang gagal vaksin karena darah tinggi dan gula darah," ucap Ermanila.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Jumat 10 September, BMKG: Cerah dan Berawan Sampai Malam
Sebagai informasi, pelaksanaan gebyar vaksinasi di Kecamatan Sukmajaya digelar selama tiga hari, mulai tanggal 8-10 September 2021.
Menurut Ermanila, untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di Kecamatan Sukmajaya rencananya akan dilakukan pada 22 September mendatang.
Diperkirakan pada tanggal 22 September akan ada vaksin dosis kedua," ungkapnya.(dip)