Berita Nasional

Peduli Nasib Veteran, La Sabelle Salurkan Bantuan Kepada Para Pejuang Kemerdekaan

Balas Budi Atas Jasa Selama Masa Kemerdekaan, La Sabelle Salurkan Bantuan Kepada Para Pejuang di LVRI Tangsel. Mereka Hidup dalam Kondisi kekurangan

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Tim La Sabelle bersama para pejuang kemerdekaan di markas Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tangerang Selatan, Jalan Pemuda, Ciputat, Kota Tangsel. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Balas jasa atas perjuangan selama masa kemerdekaan, La Sabelle menyalurkan bantuan kepada para pejuang yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tangerang Selatan.

Dihadiri langsung President Director La Sabelle, Melisa Etna Tiara, kedatangan rombongan disambut Ketua LVRI Tangsel Nurhasan, Wakil Ketua LVRI Tangsel Didi Gamu dan Sekretaris LVRI Tangsel Ali Machmudi di markas LVRI Tangerang Selatan, Jalan Pemuda, Ciputat, Kota Tangsel.

Dalam kesempatan tersebut, mereka bersilaturahmi sekaligus menyerahkan donasi berupa paket sembako kepada para Veteran.

Melisa Etna Tiara mengatakan kegiatan CSR Project yang diberi nama La Sabelle Peduli Veteran merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada para veteran yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia 76 enam tahun silam.

Menjamin kehidupan yang layak kepada para veteran diyakininya menjadi salah satu cara untuk membalas budi perjuangan mereka.

“Kegiatan CSR La Sabelle Peduli Veteran ini diadakan sebagai salah satu cara untuk menghormati jasa para pahlawan. Nggak banyak yang bisa kita lakukan untuk membalas jasa mereka yang sangat besar tersebut, tapi mungkin memastikan kalau mereka bisa hidup dengan layak di masa tuanya bisa jadi salah satu cara untuk membalas jasa mereka,” Jelas Melisa.

Baca juga: Polisikan Nicholas Sean, Ayu Thalia Kini Shock dan Ketakutan Dibully Pendukung Ahok di Medsos

Meskipun hanya dihadiri oleh tiga perwakilan veteran, Nurhasan menyebutkan ada sebanyak 12 orang total anggota aktif LVRI Tangsel.

Mereka semua diungkapkannya sangat membutuhkan perhatian dari masyarakat.

“Dulu kita jumlahnya lebih dari 30, tapi ada yang sudah meninggal, ada yang sakit juga jadi cuma bisa berbaring. Tapi kalau dihitung, yang aktif cuma 12 ini. Tapi yang sebenernya membutuhkan perhatian lebih dari itu, karena ada janda veteran juga," jelas Nurhasan.

Baca juga: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian Memuji Menpora Zainudin Amali yang Menyiptakan DBON

Sementara Ali menyampaikan harapannya kepada para generasi muda untuk tetap semangat untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Kalian itu termasuk generasi muda, menyambung lidah veteran. Jangan sampai nanti dicaplok (diambil) negara lain. Saya harapkan jangan sampai putus. Kalau nanti veteran sudah pada meninggal, saya harap ada penerusnya," tutur Ali.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved