Berita Kabupaten Bogor
Belum Dapat Arahan dari Ridwan Kamil, SMKN 1 Bojonggede Belum Gelar PTM
Belum Dapat Arahan dari Ridwan Kamil, SMKN 1 Bojonggede Belum Gelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOJONGGEDE - Seiring melandainya kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar di sejumlah sekolah.
Walau begitu, Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bojonggede hingga kini belum bisa menggelar PTM.
Alasannya diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 1 Bojonggede, Andi Suhandi karena pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
"Belum mulai PTM, masih menunggu juknis (petunjuk teknis) dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat," ungkap Andi pada Senin (30/8/2021).
Dia menambahkan pengawas Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat Ade Kuswanda sudah datang berkoordinasi ke SMKN Bojonggede pada Senin (30/8/2021).
"Kata pak Ade masih menunggu surat edaran dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil," ujarnya.
Hingga kini Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah 1 Jawa Barat juga belum memberikan informasi terkait pelaksanaan PTM.
"Pak Dadang Sufyan Saifullah (Kepala KCD Pendidikan Wilayah 1) juga belum memberikan petunjuk teknis," papar Andi.
Baca juga: Korban Kebakaran di Kemayoran Ada 300 Orang, Relawan Sahabat Ganjar Berikan Bantuan Sembako
Meskipun demikian, terkait persiapan internal, pihak SMKN 1 Bojonggede sudah menyiapkan fasilitas pendukung mulai dari westafel untuk cuci tangan hingga thermogun.
"Kita siap terapkan prokes untuk pelaksanaan PTM. Jarak antar siswa di dalam kelas pun sudah diatur," papar Andi.
Untuk PTM ini, lanjut dia, kita akan terapkan bergantian sesuai jurusan.
Baca juga: Ramalan Zodiak Senin (30/8/2021) Percintaan: Refleksi Diri untuk Pemulihan Disarankan Bagi Taurus
"Jadi satu harinya PTM, dua harinya daring. Siswa yang mengikuti PTM pun harus sudah mendapatkan persetujuan orang tua," ungkapnya.
Tak hanya itu, siswa yang ikut PTM juga harus sudah divaksin. Kalau belum vaksin maka tetap mengikuti sekolah daring.
Dari sekira 1.043 siswa di SMKN Bojonggede, sekira 500 siswa sudah disuntik vaksin.
"Data siswa yang ikut vaksin di Pakansari ada sekira 250 orang, lalu di Cibinong sekira 300. Jadi sudah 550 siswa yang sudah divaksin atau mencapai lebih dari 50 persen," jelas Andi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pembelajaran-Tatap-Muka.jpg)