Vaksinasi Covid 19

Mantan Menkes Siti Fadilah: Masyarakat Berhak Tahu dan Memilih Vaksin Covid-19 yang Aman

Mantan Menkes Siti Fadilah sampaikan bahwa masyarakat perlu tahu dan memilih vaksin yang aman. Terutama masyarakat yang memiliki komorbid.

Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Mantan Menkes Siti Fadilah: Masyarakat Berhak Tahu dan Memilih Vaksin Covid-19 yang Aman. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Mantan Menkes Siti Fadilah: Masyarakat berhak tahu dan memilih vaksin Covid-19 yang aman.

Vaksinasi Covid-19 harus dipastikan aman bagi masyarakat  dan yang terpenting itu orang dengan komorbid harus mendapatkan perhatian secara khusus.

Hal ini disampaikan mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari dalam Konferensi Nasional DKR (Dewan Kesehatan Rakyat) yang bertemakan "Pandemi dan Bioterorisme" lewat zoom meeting.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pembina DKR, Siti Fadilah meminta kader dan relawan DKR juga fokus menjaga keselamatan orang-orang yamg memiliki komorbid.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono dan Istri Disuntik Vaksin Covid-19, Inilah yang Dirasakannya

Tak hanya itu, Siti Fadilah juga mengingatkan adanya peringatan resmi dari pemerintah tentang orang dengan komorbid yang tidak boleh divaksin.

"Keluarga dan masyarakat di sekitar kita harus diberitahu informasi ini agar tidak mengalami resiko karena vaksinasi. Kita harus tetap patuhi peringatan dari Kemenkes ini," tegasnya.

Siti Fadilah menyatakan bahwa ia  tidak menolak vaksinasi, tetapi masyarakat berhak tahu dan memilih vaksin yang aman.

Baca juga: Sri Mulyani Bicara Kesiapan Akselerasi Digital Saat Pandemi di Forum Dunia

Hal terpenting adalah sebelum melakukan vaksinasi periksakan diri pada petugas vaksinasi saat itu.

"Pastikan diri kita tidak ada komorbid dan sehat. Vaksinasi tidak boleh dilakukan pada pasien yang memiliki komorbid dan tidak sehat, karena akan beresiko. Pasien berhak menunda dan menolak jika tidak yakin dengan kesehatan diri dan vaksin yang diberikan," tuturnya.

Konferensi Nasional DKR ini dihadari oleh ratusan kader dan relawan kesehatan dari seluruh provinsi di Indonesia secara virtual.

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil, Begini Sikap Pendukungnya

Konferensi Nasional DKR bertujuan untuk memberikan arahan dan pengetahuan kepada kader dan relawan DKR untuk mempersiapkan masyarakat ditengah pandemi dan ancaman bencana alam.

Dalam kegiatan tersebut DKR Kota Depok mengirimkan utusannya sebanyak 30 Relawan.

"Saya ajak Relawan DKR Kota Depok agar mereka semua paham , belajar pada sumber yang tepat, imbuh Roy Pangharapan, Ketua DKR Kota Depok.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved